Tuesday, March 10, 2015

Jangan Biarkan Matahari Menimpaku

Semua gambaran tentang diriku
berubah menjadi hitam putih
Ku semakin lelah
Dan waktu serasa terhenti
Membeku pada jalur kehidupanku

Tak dapat kutulis
Kata-kata romantis yang tepat
Tapi, cobalah
Lihatlah diriku
Mungkin dengan demikian
Setidaknya bisa kau terka apa yang sedang aku rasa

Jangan biarkan matahari menimpaku
Jangan campakkan diriku
Hanya karena kau mengira aku akan melukaimu
Sedangkan luka yang ku derita ini
Hanya bisa disembuhkan oleh kasih-sayang mu...

Aku jatuh
Tersungkur
Terjerembab
Dalam liang pekat
Dimana cahaya adalah sisi suram bilik hati
Kegembiraan adalah lolong panjang pedih perih
Selamatkan aku sebelum aku benar-benar menjadi bagian dari mereka

Aku telah berusaha merubah cara hidupku
Kukepal tabahku
Meskipun
Walau segigih apapun
Aku mencari diriku
Yang kutemui selalu pantulan orang lain

Tapi ketika aku menemuimu
kamu salah membaca maksudku
Kau tutup pintumu
Membiarkanku buta dan bisu
Kamu tidak tahu
Tidak pernah tahu
Betapa aku sudah berusaha

Kugenggam erat sisa kepingan kehidupanmu bersamaku
Di sisi dimana aku tidak lagi punya arti

Tak kan kulepas
Karena kehilangan segalanya
Adalah seperti tertimpa matahari

No comments:

Post a Comment