Saturday, January 23, 2016

CINTA YANG BODOH

Sepucuk surat darimu
Kubaca.

Dear Gunung Es.
Kamu menyentuhku seolah menyentuh api
Melepuh syaraf tepimu oleh ketakutanmu
Keberanianmu menggigil di dalam lapisan kulit terlembutku.
Tempat dimana seharusnya kau tahu,
adalah tempat yang aman buatmu.

Sejak awal aku pun tahu
Kau terbuat dari es.
Salju adalah selimut tidurmu.
Apa dayaku, saat itu aku tengah dimabuk asmara.
I was on fire.

Aku berusaha meyakinkan otakku, bahwa dirimu tidak sebeku yang kubayangkan.
Berharap cintaku sanggup melelehkanmu
menjadi air terjun
melewati kerongkonganku dan menyegarkan
seluruh tubuhku.- cinta yang bodoh -

Kamu terlalu pengecut untuk membiarkan itu terjadi.
Terlalu pengecut untuk menggenggam hatiku
yang sedang membara karena cinrta.
Terlalu pengecut untuk mengijinkan dirimu membalas cinta seorang gadis yang tengah tak berdaya , tertimbun bara di dalam tungku
asmara.

Setiap tetesanmu justeru memadamkanku.
Kamu satu-satunya laki-laki yang membuatku kalah.

Dari yang membeku karenamu.

Rika Alakadarnya

Kuhirup udara dalam-dalam
Keringat dinginku menbasahi surat itu
Kututup surat itu.
Tak kusimpan,
dibuang sayang.

No comments:

Post a Comment