Wednesday, January 27, 2016

JATUH CINTA

Hidup ini bukanlah sesuatu
yang bisa kita pilih.
Ini bukan masalah senang dan tidak
senang.
Tapi putuskanlah.
Sebab hidup adalah sebuah
keputusan.

Jika hidup itu sendiri adalah
sebuah keputusan:
diterima atau tidak,
dilanjutkan atau diakhiri.
Maka
Cinta tidak lebih dari itu semua.
Mencintai pada
akhirnya adalah sebuah
keputusan.
Dan karena sebuah keputusan,
maka berbagai
pertimbangan sah menjadi
landasannya.

Pada akhirnya
toh cinta sebagaimana banyak hal yang lain:
tidak turun dari langit yang gaib.
Ia, cinta, hanya bisa diputuskan dan dikerjakan.

Segalanya butuh perhitungan,
juga untuk kata-kata
yang harusnya kuucapkan
dengan kejujuran, sepert kata "Aku mencintaimu."
Semuanya harus logis
harus ada alasan sebab-akibat
yang jelas.

Namun......
Hari itu.....
Ketika aku bertemu dia di pasar Keputran
Ketika secara tidak disengaja
pandangan kami bertemu
Kurasakan ada aliran setrum seribu watt
menjalar di seluruh tubuhku
Waktu serasa terhenti
Anginpun seolah menahan napas
Segala hiruk-pikuk pasar terbungkam !

Aku langsung jatuh cinta !

Bukan karena mata indahnya
Bukan karena rambut ikal hitam tebal
yang dimilikinya
Bukan karena wajahnya yang seayu
Dewi Nefertiti
Bukan karena bentuk tubuhnya
yang seindah violinnya Chopin.

Aku jatuh cinta begitu saja
Tanpa alasan teknis maupun humanis

No comments:

Post a Comment