Dia patah hati
Telah ia persembahkan cinta tulusnya kepada Mirzana, Akira, Puspita, Renitta, Magrita, Ajeng, Niken, Ambar, Edith, dan selusin nama lagi
Tapi kesemuanya mengecewakan hatinya
Dia tidak sudi jatuh cinta lagi kepada wanita manapun, sampai kapanpun..!
Dia suka pada wanita, tapi cinta...oh no, tak akan!
Dia bertekad, selamanya tidak akan menikah, sebab
Wanita itu ibarat bunga, menurut dia
Hanya boleh disentuh, dibelai dan dicium
Tidak untuk dipetik
Apabila dipetik, bunga itu akan layu dan aromanya menjadi tidak enak
Menjadi keriput dan kecoklatan
Tidak lagi sedap dipandang mata
Wanita itu ibarat bunga
Terlihat cantik dan menebarkan aroma yang harum
Untuk memancing kumbang
Agar tunduk kepadanya, menuruti segala kehendaknya, untuk menyenangkan hatinya.
Cinta adalah perasaan yang palsu,
Hanya indah dalam lamunan...seperti mimpi...
Kenyataannya cinta tidak lebih dari sebuah perangkap,
Tahu-tahu diri terikat dan tak bisa bergerak lagi, kehilangan kebebasan,
Dan selama hidupnya menjadi hamba dari ikatan cinta yang berbentuk pernikahan
Hanya laki-laki bodoh yang mau menggadaikan kebebasannya demi cinta
Maklumilah wahai para wanita.
Pemuda ini sedang mengalami depresi akibat patah hati yang menghajarnya tanpa ampun
Seiring berjalannya waktu
Ketika ia sudah kembali tenang
Dia akan jatuh cinta lagi seolah dia tidak pernah patah hati
Percayalah.
No comments:
Post a Comment