Terkadang aku membayangkan kamu duduk di sana sambil menatapku.
Tersenyum.
Dan aku berpaling dengan mata berkaca-kaca saat aku menghirup bayangan itu dan menghembuskan kenyataan.
Kamu tidak lagi ada di sini
Mestinya
Aku tidak harus kehilanganmu untuk menyadari betapa berartinya dirimu.
Ketika memikirkanmu
Seolah aku dibungkus oleh senyuman dan air mata
Kamu adalah kenangan terindah sekaligus membuatku menangis dalam kesedihan yang dalam
Seandainya aku bisa berbagi nafas denganmu
Seandainya aku bisa memberikan separuh ruh ku kepadamu
Aku bersimpuh
Di atas pusaramu yang basah oleh air mataku
Mestinya
Aku tidak harus kehilanganmu untuk menyadari betapa berartinya dirimu
I miss you...
Maafkan aku...
No comments:
Post a Comment