Monday, October 26, 2015

SAMPAI KAPAN

Untuk bercumbu, Intan adalah yang terbaik
Untuk asmara di belakang pintu, Astri tak ada tandingannya
Namun, untuk belahan jiwa, aku memilih Eva
Aku menyimpan ketiganya untuk diriku sendiri
Harta dan tahta, aku tiada
Waktu luang, aku bisa menyisihkannya
Bertiganya berbeda dalam satu kesamaan
Mereka tahu betul cara menyenangkan hati
Hingga 'duda bantat' melekat di tengah namaku
Kesenangan ini melenakanku
Sampai kapan kubuang waktu?
Haruskah kutunggu hingga ubanku mempercepat kemorosotanku?
Kedatangan musim hujan mengantar pergi satu tahun lagi
Tiba-tiba aku terjaga dengan kesedihan tanpa akhir dalam jiwaku
Dari jendelaku yang sunyi, aku memandang rembulan menyusut

No comments:

Post a Comment